168

Hari-hari ini adalah hari-hari pengkhianatan, penyangkalan, penjualan identitas kita. Primata Keuskupan Tavush





Masyarakat:

Hari-hari ini adalah hari-hari pengkhianatan, penyangkalan, penjualan identitas kita. Primata Keuskupan Tavush

Biarkan semua hatimu hanya memikirkan kemenangan dan kepahlawanan. Hal ini dinyatakan dalam pesan Primat Keuskupan Tavush, Uskup Bagrat.

“Biarlah segenap hatimu hanya memikirkan kemenangan dan kepahlawanan.

Ini adalah hari-hari penolakan pengkhianatan. Ini adalah hari-hari menjual identitas kita, deskripsi kita, sama seperti Yudas menjual identitasnya kepada Tuhannya seharga 30 keping perak.

Itu tidak berubah, tetapi kebangkitan dan kemenangan tidak berubah. Kita dipanggil untuk berjalan seperti itu.

Para rasul yang hidup bersama Yesus setiap hari, para rasul yang berjalan bersama Yesus, kebanyakan di jalan kemuliaan, segera setelah saat kesusahan datang, beberapa dikhianati, beberapa menyangkal, yang lain melarikan diri.

Tentu saja, kemudian, ketika mereka melihat biksu yang sudah menang dan telah dibangkitkan lagi, semua orang berkumpul lagi.
Inilah gambaran nyata seseorang, apa yang terjadi di negara kita saat ini Di masa kejayaan dan kemenangan, seluruh Armenia dan

Mereka berada di sekitar Artsakh, di saat-saat sulit dan terluka, beberapa mengkhianati, beberapa menyangkal, beberapa melarikan diri.
Saya percaya pada KEBANGKITAN DAN KEMENANGAN kita yang universal.

Saya tidak meragukannya, karena saya ingin tidak hanya menceritakan kisah Yesus, tetapi menghidupinya secara keseluruhan, dengan darah-Nya, salib-Nya, dan kemudian kemenangan-Nya. Tidak ada pilihan lain bagi kita.

Dia yang tidak percaya pada visi itu tidak ada hubungannya dengan orang-orang Armenia, tidak ada hubungan dengan Tuhan, tidak ada hubungan dengan warisan, tidak ada hubungan dengan kebangkitan dan kepahlawanan, dia adalah pencuri dalam kegelapan, dia adalah pengkhianat dengan ciuman dan uang, seperti hari ini ” pahlawan.”

Cahaya kebangkitan dari kegelapan ini memanggil kita menuju kemenangan untuk memanggil untuk mengatakan “Ayah, jika kamu mau, ambil cawan ini dari kami, tetapi jangan biarkan itu menjadi keinginan kami, tetapi milikmu.”


Sumber : Togel SGP