Kamp Uyghur di Xinjiang diubah menjadi penjara formal, tahanan diberi hukuman yang panjang

Beijing [China]25 Januari (ANI): Banyak kamp Uighur di Xinjiang China telah diubah menjadi penjara formal dan para tahanan telah dijatuhi hukuman penjara yang lama, lapor majalah Foreign Affairs yang berbasis di AS.

Menurut Kementerian Luar Negeri, banyak tahanan telah dipindahkan dari kamp ke pabrik di Xinjiang atau tempat lain di negara itu. Beberapa keluarga Uyghur di luar negeri melaporkan bahwa kerabat mereka telah kembali ke rumah tetapi dalam tahanan rumah.

Dengan kedok kampanye pengentasan kemiskinan, Beijing telah memaksa puluhan ribu pedesaan Uyghur keluar dari desa mereka dan masuk ke pabrik-pabrik.

Partai Komunis China (PKC) mengkritik dan membatasi penggunaan bahasa Uyghur, melarang praktik Islam; merobohkan masjid, tempat suci, dan kuburan; menulis ulang sejarah untuk menyangkal umur panjang budaya Uyghur dan kekhasan dari budaya Cina; dan literatur Pribumi yang dipotong dari buku teks.

Menurut Foreign Affairs, infrastruktur kontrol yang membuat Xinjiang selatan terlihat seperti zona perang beberapa tahun lalu, kepolisian yang mengganggu, patroli militer, dan pos pemeriksaan, sekarang kurang terlihat. Tapi itu karena sistem pengawasan digital berbasis ponsel, pengenalan wajah, basis data biometrik, kode QR, dan alat lain yang mengidentifikasi dan menentukan letak geografis penduduk terbukti sama efektifnya dalam memantau dan mengendalikan penduduk setempat.

Seorang pria Uyghur, Jamal, dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan jaringan radio yang berbasis di Washington, DC Voice of America (VOA), mengatakan bahwa kebijakan China tentang paspor di Xinjiang adalah tidak membiarkan siapa pun melintasi perbatasan dan menjaga agar semua orang tetap utuh di dalam wilayah tersebut, Swiss. berbasis di Geneva Daily melaporkan.

Jamal dalam wawancara menjelaskan bahwa China tidak mengeluarkan paspor baru untuk Uyghur. Uighur tidak berbicara kepada media bahkan setelah meninggalkan China karena takut akan pembalasan oleh otoritas China, katanya.

Menurut Jamal, pihak berwenang China ditekan untuk mengembalikan paspornya karena istrinya adalah orang asing.

Dia mengatakan bahwa setiap pemegang paspor Uyghur harus dapat menunjukkan dokumen persetujuan dari otoritas provinsi di setiap pos bea cukai di China.

“Jika seorang Uighur memiliki paspor China yang sah dan visa untuk pergi ke negara tertentu tetapi tidak memiliki dokumen izin pemerintah, bea cukai tidak akan membiarkan mereka melintasi perbatasan,” katanya kepada VOA, The Geneva Daily melaporkan.

Saat menunjukkan ID China, paspor, dan dokumen izin kepada petugas bea cukai, seorang Uighur dibawa ke tempat yang ditunjuk khusus untuk Uighur. Dokumennya kemudian disahkan oleh otoritas kepolisian, katanya. (ANI)

totobet sidney merupakan pasaran togel hari ini yang dimainkan pada jadwal setiap hari pukul 23:00 WIB. Untuk itu seluruh pemain togel hk pasti bakal selamanya melacak hasil pengeluaran hk tercepat berasal dari web formal nya langsung. Tetapi amat disayangkan sekali untuk mengakibatkan tempat result knowledge hk lengkap 2022 asli itu tidak sanggup digunakan terhadap jaringan indonesia. Maka bersama itu bettor perlu mencari tempat penyedia data keluaran hk hari ini sah tercepat.