“Mengalahkan pemain berperingkat lebih tinggi…” Manika Batra

Oleh Vivek Prabhakar SinghBangkok [Thailand]19 November (ANI): Bintang dayung India Manika Batra mengantongi medali perunggu pada turnamen Piala Asia ITTF-ATTU yang sedang berlangsung pada hari Sabtu dan menjadi pemain tenis meja wanita India pertama yang memenangkan medali di acara tersebut.

“Tentu saja, saya sangat senang. Saya orang India pertama yang memenangkan medali di Piala Asia. Saya senang dan mengalahkan begitu banyak pemain bagus seperti pemain peringkat tinggi juga merupakan prestasi bagi saya. Saya sangat senang dengan penampilan saya. ,” ujar Manika Batra saat berbicara eksklusif kepada ANI usai meraih medali.

Peraih medali emas Commonwealth Games ini berhadapan dengan juara tiga kali dan petenis nomor 6 dunia Hina Hayata, tetapi peringkat dan unggulan hampir tidak mengganggu pedayung India itu.

“Sejujurnya, saya tidak tahu dan saya tidak memeriksa peringkatnya sebelum pergi. Jadi, ya, saya hanya memainkan yang terbaik menurut saya di seluruh turnamen dan jika saya katakan saya termotivasi di seluruh turnamen ini sejak awal, dari awal. babak 16 besar. Saya pikir itu benar-benar membantu saya sepanjang turnamen. Saya termotivasi. Saya memiliki kepercayaan diri bahwa saya bisa. Saya tidak tahu tentang kemenangan tetapi kepercayaan diri saya ada di sana bahwa saya bisa bermain dengan baik dan saya bisa menang melawan mereka Jadi, saya pikir itu sangat membantu saya di pengadilan. Saya memiliki keyakinan bahwa saya bisa melakukannya,” jelas Manika Batra.

Pemain berusia 27 tahun itu memulai turnamen dengan mengalahkan petenis nomor 7 dunia Chen Xingtong dari China. Berlaga di Huamark Indoor Stadium, peringkat 44 dunia Batra mengalahkan pemain tenis meja unggulan keempat itu 4-3 (8-11, 11-9, 11-6, 11-6, 9-11, 8-11, 11- 9).

“Ketika hari pertama pengundian tiba, saya mengetahui bahwa saya akan melawan Chen Xingtong. Jadi, hanya terlintas dalam pikiran saya bahwa saya bermain sebagai pemain China. Saya fokus dan saya tidak terlalu memikirkan bahwa dia berasal China atau peringkat dunianya bagus. Seperti yang selalu saya lihat, saya tidak melihat peringkat. Saya hanya memberikan yang terbaik di klasemen dan itu yang saya berikan dan saya pikir itu benar-benar berhasil,” kata Manika Batra.

Setelah itu, dia lolos ke perempat final. Di QF, ia mengalahkan Chen Szu-Yu dari Taiwan dengan skor 4-3 (6-11, 11-6, 11-5, 11-7, 8-11, 9-11, 11-9) untuk lolos ke semifinal. -terakhir.

“Saya senang untuk sesaat bahwa saya mengalahkan pemain China Chen Xingtong tetapi kemudian saya kembali ke zona itu yang belum berakhir. Saya hanya harus tetap fokus dan terus tampil seperti ini dan memainkan permainan seperti ini jadi itu membantu saya sehingga saya tidak terlalu percaya diri dan terlalu banyak zona bahagia,” kata Manika Batra.

Manika Batra kalah dari Mima Ito dari Taiwan pada pertandingan semifinal dengan skor 2-4 (8-11, 11-7, 7-11, 6-11, 11-8, 7-11). Meski kalah, dia bermain di pertandingan medali perunggu dan merebut hadiah.

“Ito Mima adalah pemain hebat dan saya memberikan yang terbaik. Saya belajar banyak hal dari pertandingan itu yang akan saya kerjakan dan setelah itu, tentu saja saya kecewa, tetapi kemudian saya berpikir bahwa pertandingan belum berakhir. Masih ada pertandingan yang akan dimainkan jadi penting untuk terus maju dan terus bermain dalam semangat itu. Jadi, saya terus menjaga semangat itu ketika saya pergi ke lapangan melawan Hina Hayata. Saya hanya berjuang untuk setiap bola dan itu membantu saya. banyak yang harus diperjuangkan untuk setiap poin,” jelas Batra.

Peraih medali Piala Asia itu berterima kasih atas dukungan yang ia terima dari keluarganya, Kementerian Olahraga, SAI, sparing partner dari Belarusia dan sponsornya yang dikelola oleh IOS.

“Tentu saja, saya memainkan permainan jadi pertama saya akan memuji diri sendiri tapi tentu saja tapi ada banyak yang mendukung saya, terutama keluarga saya yang selalu ada untuk saya setiap kali saya menang atau kalah. Mereka mendukung saya dan memotivasi saya dan saya benar-benar ingin berterima kasih kepada mereka Tentu saja ada orang-orang di SAI, TOPS semua orang ada di sana sponsor saya dan tentu saja sparing partner saya yang berasal dari Belarusia yang selalu mendukung saya dan ada di sana untuk saya berlatih setiap kali saya membutuhkannya . Saya ingin berterima kasih kepada mereka semua dan para penggemar yang mendukung saya. Pesan yang mereka kirimkan kepada saya,” kata Manika Batra.

Prestasi bersejarah Manika Batra telah meningkatkan ekspektasi penggemar India dan memang kemenangan ini akan meningkatkan moral dan kepercayaan dirinya untuk Asian Games mendatang yang dijadwalkan di China tahun depan. (ANI)

pengeluaran syd merupakan pasaran togel hari ini yang dimainkan terhadap jadwal tiap-tiap hari pukul 23:00 WIB. Untuk itu semua pemain togel hk tentu dapat tetap melacak hasil pengeluaran hk tercepat berasal dari website resmi nya langsung. Tetapi terlalu disayangkan sekali untuk sebabkan area result information hk lengkap 2022 asli itu tidak mampu digunakan terhadap jaringan indonesia. Maka dengan itu bettor wajib mencari daerah penyedia information keluaran hk hari ini sah tercepat.